3 Tips Mendidik Anak Supaya Rajin Belajar Sejak Dini

Belajar merupakan keharusan bagi setiap orang, termasuk anak Anda. Saat di sekolah, kegiatan belajar ditemani oleh bapak atau ibu guru. Sedangkan di luar sekolah, semua orang termasuk Anda bisa menjadi guru bagi anak. Pola asuh anak yang baik tentu berdampak baik pula pada kebiasaan dan perilaku anak kepada orang lain. Termasuk dalam pembiasaan diri untuk rajin belajar. 


Masuknya pandemi corona di Indonesia mengharuskan sekolah untuk libur, maka kegiatan belajar dilakukan di rumah. Anda sebagai orangtua harus menjadi guru utama bagi anak Anda. Mulai dari mengingatkan anak untuk belajar dan membantu mengerjakan tugas dari guru di sekolah. Tentu hal ini tidak mudah, sebab terkadang anak lebih memilih untuk bermain daripada belajar di rumah. Selain membosankan tanpa teman kelasnya, tugas yang diberikan terkadang sangat banyak. 

Agar Anak Rajin Belajar 

Salah satu cara untuk membuat kegiatan belajar dari rumah bisa diterapkan dengan mudah adalah dengan membangun kesadaran si kecil bahwa belajar itu penting. Anda dapat menerapkan pola asuh anak untuk men-trigger kemauan anak dalam belajar. Mulailah untuk mengajarkan hal-hal di bawah ini kepada anak Anda sedini mungkin. 

1. Menjelaskan pentingnya belajar

Belajar adalah hal yang tidak terbatas oleh waktu, tempat dan keadaan. Saat kondisi berperang pun para pasukan masih bisa belajar untuk memahami kondisi lingkungan perang. Begitu pula selama pandemi. Tanamkan prinsip belajar adalah kewajiban bagi setiap orang termasuk anak-anak. 

Belajar akan memberikan manfaat yang tak ternilai pula batasnya. Ceritakan kepada anak Anda keberhasilan yang telah diraih oleh orang-orang yang rajin belajar maupun membaca buku. Seperti kisah Bill Gates, Mark Zuckerberg dan Najwa Shihab. 

Selain itu, buatlah cerita ilustrasi yang melibatkan anak Anda sebagai salah satu tokohnya. Cerita ilustrasi tersebut berkaitan dengan akibat jika tidak belajar. Dengan begitu, anak dapat mengetahui sisi buruk jika tidak belajar. 

2. Menetapkan jadwal

Anak-anak membutuhkan kegiatan yang menyenangkan seperti bermain dengan temannya. Jangan membatasi kegiatan tersebut, sebab saat bermain pun anak-anak dapat belajar dari alam dan teman bermainnya. Untuk membagi waktu antara belajar, bermain dan aktivitas lainnya bagilah jadwal anak Anda dengan berdiskusi bersama. Berikan pilihan kepada anak waktu yang ingin ia gunakan untuk belajar. 

Dibandingkan malam hari, belajar pagi hari lebih baik. Oleh karena itu, tawarkan pilihan belajar di pagi hari terlebih dahulu. Dengan jadwal yang dibuat tersebut, anak akan terbiasa dengan aktivitasnya dan dapat menerapkan skema belajar secara rutin. 

3. Memberikan reward 

Hadiah atau reward bisa Anda berikan kepada anak Anda jika ia sudah rajin belajar atau mendapatkan peringkat baik di kelasnya. Hadiah tersebut dapat menjadi pemicu semangat anak dalam belajar, Anda bisa memberitahu terlebih dahulu sebagai perjanjian belajar di awal atau memberikannya sebagai kejutan usai anak rajin belajar. 

Pola asuh anak yang Anda bangun sejak kecil pada dasarnya akan berdampak pada perilaku anak hingga dewasa. Oleh karena itu penting bagi Anda untuk menerapkan pola asuh yang baik dan benar. Jangan sungkan untuk bertanya kepada teman atau berkonsultasi dengan dokter melalui halodoc. 

Halodoc merupakan aplikasi di bidang kesehatan yang membantu penggunanya untuk memberikan informasi dan menemukan solusi atas permasalahan kesehatan yang dialami. Selain itu, aplikasi ini dapat menghubungkan Anda dengan dokter yang sesuai dan berpengalaman.  Cocok digunakan berkonsultasi selama pandemi. 

Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terkini

Label