Mendorong Perekonomian Indonesia dengan Investsai Online di Platform Peer to Peer Lending

Bagi kamu yang sudah paham akan apa itu investasi, pasti juga sudah familiar dengan yang Namanya fintech. Beberapa tahun terakhir industri fintech (financial technology) berkembang pesat di Indonesia. Pertumbuhan industri fintech terutama berbasis Peer to Peer Lending (P2P Lending) lahir dari tingginya kebutuhan akan akses terhadap permodalan terutama bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Sulitnya akses terhadap dana segar merupakan salah satu penghambat UMKM dalam mengembangkan usaha.


P2P Lending merupakan jawaban atas masalah modal yang dihadapi UMKM. Syarat yang diperlukan untuk mendapatkan pinjaman di P2P Lending tidak seformal dan sesulit mendapatkan modal dari bank atau layangan keuangan tradisional.

Perbankan sering memberikan syarat yang memberatkan UMKM dengan menjaminkan agunan berupa aset tanah, bangunan, atau peralatan produksi. Menariknya, beberapa P2P Lending tidak mensyaratkan agunan sebagai sebagai jaminan mendapatkan pinjaman.

Hal tersebut membuat P2P Lending dapat diterima masyarakat dengan cepat. P2P Lending juga menjadi salah satu cara bagi pemerintah untuk mendorong peningkatan inklusi keuangan di Indonesia yang diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2016 tentang Strategi Nasional Keuangan Inklusif (SNKI). 

Pendanaan melalui P2P Lending

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) juga mengharapkan P2P Lending dapat dimanfaatkan untuk kepentingan perekonomian nasional. Keberadaan P2P Lending memiliki banyak manfaat di Indonesia mengingat tingkat inklusi keuangan nasional yang masih rendah, jumlah penduduk yang besar serta demografi penduduk yang tersebar di wilayah kepulauan.

Inklusi keuangan ini juga memiliki manfaat yang sangat besar bagi perekonomian suatu bangsa. P2P Lending di Indonesia merupakan bukti nyata bahwa peningkatan inklusi keuangan dengan penyaluran dana pinjaman melalui platform digital dapat meningkatkan jumlah UMKM.

Industri P2P Lending yang kini dijalani oleh PT Amartha Mikro Fintek melalui platform Amartha memiliki andil besar dalam mendorong perekonomian Indonesia. Pelaku UMKM yang sebelumnya tidak bisa menikmati akses keuangan dari lembaga keuangan konvensional kini mampu mengajukan pinjaman tanpa jaminan dengan mudah melalui platform Amartha tanpa harus mendatangi kantor kami. Hal tersebut dapat mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif, pemerataan ekonomi, serta membuka peluang untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Investasi untuk Bantu Ekonomi Indonesia

Investasi di P2P Lending merupakan salah satu langkah untuk turut membantu perekonomian Indonesia. Investasi di P2P Lending merupakan instrumen yang aman dan sudah terjamin oleh Bank Indonesia (BI) dan OJK. Selain itu, imbal hasil yang ditawarkan cukup tinggi hingga 15% setahun dengan nilai minimal dana investasi sebesar 3 juta rupiah.

Dengan Amartha UMKM dapat memperoleh akses permodalan yang dibutuhkan untuk mengembangkan usaha mereka. Amartha juga mendorong perempuan yang memiliki usaha mikro di desa-desa agar lebih tangguh dan mandiri, sehingga terwujud kesejahteraan yang merata bagi Indonesia. Pemberi kredit syariah juga dapat memperoleh keuntungan hingga 15% per tahun dari hasil pendanaan ke UMKM yang dipilih.

Yuk segera daftar sebagai pemberi pinjaman syariah! Segera tingkatkan aset Anda bersama Amartha dan menciptakan dampak sosial yang nyata. Mendanai ya Amartha!

Share:

5 Hal yang Perlu Anda Pertimbangkan Sebelum Merenovasi Rumah

Merenovasi rumah memang kerap kali menyebabkan pusing melanda. Pasalnya, membeli rumah dan merombaknya menjadi sesuatu yang baru dan segar tentu tidak mudah. Apalagi jika masalah kemudian muncul setelah rumah separuh dirombak. Tentu Anda tidak mau ini terjadi, bukan? Untuk itu, mari simak beberapa hal yang perlu Anda pertimbangkan sebelum merenovasi rumah agar Anda tidak membuat bingung jasa renovasi rumah yang disewa.


Pertimbangan Dalam Merenovasi Rumah

Sebelum membahas tentang apa saja hal terkait renovasi rumah yang perlu diketahui, ada baiknya kita membahas terlebih dahulu tentang pengertiannya. Secara umum, renovasi rumah atau remodeling adalah kegiatan merombak, memperbaiki, atau memperbarui bentuk, struktur, dan desain dalam suatu bangunan. Adapun renovasi rumah biasanya meliputi proses memperbarui interior, eksterior, hingga perbaikan pada bagian lahan.

Ada banyak bagian dari rumah yang bisa direnovasi dan bisa ditangani jasa renovasi rumah. Mulai dari renovasi kebun, gazebo, hingga rumah secara keseluruhan pun bisa dilakukan. Namun yang menjadi pertanyaan tentu saja sudah yakinkah keputusan Anda dalam merenovasi? Jika Anda masih ragu dan bimbang, Anda bisa menyimak beberapa hal yang perlu Anda ketahui sebelum merenovasi rumah, antara lain :
1. Terencana dan Matang

Jika Anda ingin merenovasi rumah, maka Anda harus yakin dan serius merencanakannya. Pasalnya jika Anda hanya setengah-setengah dalam mempersiapkannya, maka Anda bisa menghambat proses pengerjaan nantinya. Untuk itu, pertimbangkan segala hal mulai dari skala renovasi yang mau dilakukan, apakah renovasi skala kecil atau besar, harga, biaya pemeliharaan, hingga biaya renovasi secara matang.

2. Pelajari Lingkungan Sekitar Anda

Sebelum melakukan renovasi, Anda harus memikirkan tentang lingkungan sekitar Anda. pahami struktur tempat dimana Anda tinggal dan kenali serta hargai komunitas masyarakat yang ada disana. Hal ini berguna untuk mencegah timbulnya gesekan suatu hari akibat renovasi bangunan Anda. pasalnya, setiap daerah memiliki pola bangunan dan juga kerangka kontekstualnya tersendiri.

3. Lihat Karakteristik Lahan

Mendalami karakter lingkungan juga mencakup melihat karakteristik dari lahan yang ada disana. Dikatakan, transformasi rumah yang paling baik adalah renovasi yang mengedepankan karakteristik dan juga kondisi lahan tempat bangunan berdiri. Misalnya saja, membangun bangunan yang tidak menghalangi jalan resapan air di lingkungan banjir.

4. Kenali Rumah dan Gaya Hidup Anda

Memikirkan orang lain memang harus, namun Anda juga boleh memperhatikan kebutuhan Anda juga. Dalam merenovasi rumah, kenali dulu bagaimana rumah impian Anda dan juga bagaimana gaya hidup Anda. jika Anda suka rumah kecil dan juga kebetulan seorang yang malas, maka Anda bisa membangun rumah tipe minimalis. Begitu juga sebaliknya, yang jelas sesuaikan rancangan dengan impian dan gaya hidup.

5. Diskusi Keluarga Terkait Pro dan Kontra

Terakhir, Anda bisa berdiskusi terlebih dahulu bersama anggota keluarga tentang renovasi rumah. Lebih baik tanyakan apakah semua setuju atau ada anggota keluarga yang menolak renovasi. Tanyakan alasannya dan coba cari solusi bersama. Selain itu, Anda juga perlu berdiskusi tentang desain renovasi, material yang dipilih, hingga tambahan-tambahan bangunan apa saja yang diinginkan.

Demikian ulasan kali ini tentang hal-hal yang perlu Anda pikirkan sebelum merenovasi rumah. Agar Anda tidak salah pilih dan menyesal, maka tidak ada salahnya Anda mengkonsultasikan masalah ini dengan jasa renovasi rumah langganan dan pilihan Anda. Selain membantu merenovasi rumah Anda, mereka pasti juga akan memberi saran terbaik untuk Anda dan keluarga. Semoga ulasan kali ini bermanfaat.

Share:

2 Tips Membersihkan Celemek Bayi Berdasarkan Jenis Bahannya

Ketika Anda mulai memperkenalkan bayi pada aktivitas makan, ada banyak hal yang perlu Anda perhatikan. Selain memperhatikan makanan yang tepat sesuai dengan usia si bayi, Anda juga harus mempersiapkan peralatan-peralatan makan untuk dipakai saat aktivitas makan si bayi. Salah satu peralatan makan yang perlu Anda persiapkan adalah celemek bayi


Ketika melakukan aktivitas makan, bayi Anda mungkin akan berantakan dengan noda-noda sisa makanan. Noda-noda makanan tersebut bisa saja menempel di celemek yang mereka gunakan dan membuatnya menjadi kotor sementara kebersihan harus selalu diperhatikan.

Membersihkan Celemek

Agar celemek bisa bersih kembali, ada beberapa tips dan trik yang bisa Anda lakukan agar celemek bisa kembali bersih dan bisa kembali digunakan oleh bayi Anda.

1. Membersihkan celemek dari bahan kain

Salah satu celemek yang paling sering digunakan untuk peralatan bayi dan banyak disukai orang tua adalah celemek dari bahan kain. Untuk membersihkan noda-noda yang menempel pada celemek kain, Anda harus benar-benar membersihkannya hingga bersih. 

Cara mencuci celemek ini bisa dengan menggunakan mesin cuci atau dicuci dengan tangan. Jika noda yang menempel terlalu kotor dan membandel, Anda juga bisa merendamnya terlebih dahulu selama beberapa saat sebelum memasukkannya ke dalam mesin cuci. Jika Anda menggunakan mesin cuci, Anda juga perlu mengatur suhu mesin cuci dengan tingkat kotoran yang menempel agar tidak merusak bahan celemek. 

Jika noda yang menempel masih tergolong noda ringan, Anda cukup mengatur suhu mesin cuci pada derajat 30 hingga 40 derajat saja. Namun, jika noda yang menempel cukup banyak, Anda bisa mengatur mesin cuci pada suhu 60 derajat agar mesin cuci bisa membersihkan dengan lebih bersih. 

Untuk celemek yang tahan air, Anda cukup mencucinya dengan suhu rendah saja. Namun, Anda juga tetap harus memperhatikan instruksi pencucian yang tertera pada produk, karena setiap merk celemek bayi bisa saja memiliki instruksi pencucian khusus yang berbeda-beda. 

Pemilihan detergen juga penting untuk Anda perhatikan ketika mencuci celemek. Karena akan digunakan oleh bayi, maka pilihlah detergen yang aman untuk bayi dan tidak membuat kulit mereka iritasi. Jika Anda memiliki celemek dengan pengikat dari bahan Velcro, pastikan untuk melepas pengikat tersebut sebelum merendam atau memasukkannya ke mesin cuci. 

Hindari juga mencampur celemek dengan baju lain ketika mencuci karena bisa membuat noda kotorannya tersebar ke baju-baju yang lain. Untuk mengeringkannya, Anda bisa mengeringkan menggunakan mesin pengering atau menggantungnya di tempat terbuka.

2. Membersihkan celemek dengan bahan plastik

Celemek dengan bahan plastik saat ini lebih banyak dipilih karena dianggap lebih mudah dibersihkan dibanding bahan yang lain. Anda juga tidak perlu membeli banyak celemek plastik, cukup dua atau tiga dan bisa Anda pakai bergantian. Untuk membersihkan celemek ini, Anda hanya perlu mengibas-ngibaskan celemek setelah dipakai makan agar kotoran dan sisa makanan bisa jatuh. 

Jika masih ada kotoran yang menempel, Anda bisa membersihkan dengan lap bersih atau tisu kering. Anda juga bisa mencucinya dengan menyikat menggunakan detergen khusus bayi atau sabun anak-anak dan mengeringkannya dengan handuk kering agar air sisa pencucian tidak menempel atau Anda juga bisa mengibas-ngibaskannya hingga celemek tersebut kembali kering. 

Itulah beberapa tips yang bisa Anda lakukan agar celemek bayi yang Anda gunakan bisa kembali bersih. Dengan celemek yang bersih, aktivitas makan anak Anda akan terasa semakin menyenangkan. 

Share:

Terkini

Label